Banjarbaru – Dalam rangka melanjutkan misi dakwahnya, H. Risdianto Haleng, seorang anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan pembina Majelis Taklim Al Yusra Tanah Bumbu, kembali menorehkan jejaknya dalam kegiatan keagamaan yang begitu penting. Pada hari Sabtu (07/10), H. Risdianto menghadiri undangan untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sungai Tiung, Cempaka, Banjarbaru.
Acara maulid yang diadakan kali ini berlangsung di rumah M. Syaukani, seorang tokoh masyarakat yang peduli terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan dan kemanusiaan. H. Risdianto Haleng, sebagai sosok yang aktif dalam bidang politik dan juga keagamaan, merasa kewajibannya untuk turut serta dalam perayaan bersejarah ini.
Penceramah utama dalam acara maulid ini adalah Al Habib Mirza Al Habsy dari Jakarta, seorang ulama yang terkenal akan pemahamannya yang mendalam tentang ajaran Islam. Beliau menyampaikan berbagai hikmah dan pelajaran yang dapat diambil dari kehidupan Nabi Muhammad SAW. Kutipan ceramah beliau menciptakan atmosfer yang penuh kedamaian dan kebersamaan:
“Ketika kita merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, kita juga harus merenungkan pesan-pesan luar biasa yang beliau sampaikan kepada umat manusia. Beliau adalah teladan bagi kita semua, tidak hanya dalam agama, tetapi juga dalam moralitas dan etika.”
Pembaca doa dalam acara ini adalah Al Habib Yahya Al Idrus, yang dengan penuh kekhusyukan memimpin doa bersama seluruh hadirin. Doa adalah momen yang paling penting dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, di mana umat Islam berdoa untuk mendapatkan berkah, hidayah, dan rahmat dari Allah SWT.
Selain H. Risdianto, acara ini juga dihadiri oleh calon legislatif (caleg) DPRD Provinsi Kalsel, Mutia, S.Ag, Kehadiran Mutia sebagai seorang calon legislator menunjukkan bahwa politik dan agama dapat berjalan beriringan untuk kepentingan masyarakat dan umat Islam secara keseluruhan.
Tidak lupa, tokoh masyarakat setempat, M. Sahrin, yang mengadakan acara tersebut, juga turut hadir. Keberadaannya memberikan sentuhan khusus dalam perayaan maulid ini, menunjukkan dukungan dan komitmen masyarakat setempat terhadap kegiatan keagamaan yang positif.
Maulid Nabi Muhammad SAW di Sungai Tiung ini menjadi bukti konkret bahwa kehadiran H. Risdianto Haleng dalam dunia politik dan keagamaan adalah untuk melayani masyarakat dan mengedepankan nilai-nilai kebaikan, persatuan, dan toleransi.




