Hasanuddin DPRD Tanbu Unggah Momen ‘Tasyakuran Gus Dur’, Hidupkan Spirit Kebangsaan dan Moderasi

BATULICIN – Spirit pluralisme dan moderasi kembali digaungkan di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). Hasanuddin, Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, melalui akun Instagram pribadinya, membagikan momen kebersamaan yang sarat makna, yakni kegiatan Tasyakuran dan Doa Bersama yang dilanjutkan dengan Diskusi Publik mengenai sosok Almarhum Kyai Haji Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sabtu (15/11/25).

Gus Dur dikenal sebagai Presiden Republik Indonesia ke-4, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang dihormati, sekaligus Deklarator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Acara yang diunggah oleh Hasanuddin tersebut digelar dalam rangka Penganugerahan kepada tokoh bangsa tersebut.

Unggahan tersebut menunjukkan betapa pentingnya menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap tokoh-tokoh yang berjasa dalam merawat kebhinekaan. Diskusi publik yang dilaksanakan menjadi wadah untuk mengupas tuntas pemikiran Gus Dur tentang keberagaman, toleransi, dan demokrasi yang relevan hingga saat ini.
Momen Tasyakuran dan Doa Bersama ini, selain menjadi penghormatan, juga berfungsi sebagai pengingat bagi generasi muda untuk meneladani nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Gus Dur.

 

Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu tersebut memberikan kutipan singkat yang relevan, menegaskan kembali pentingnya warisan pemikiran Gus Dur bagi Kabupaten Tanah Bumbu dan Indonesia:

“Semangat Gus Dur adalah semangat tentang kemanusiaan, kerukunan, dan keadilan. Tasyakuran ini adalah cara kita merawat warisan beliau agar Tanah Bumbu tetap menjadi rumah yang nyaman bagi keberagaman.”

Dengan membagikan momen ini di media sosial, Hasanuddin tidak hanya menunjukkan peran legislatif dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam pembangunan karakter dan moral masyarakat berdasarkan nilai-nilai toleransi dan kebangsaan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *