TANAH BUMBU — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025 di Desa Batuah, Kecamatan Kusan Hilir, pada Rabu (03/12/25). Dalam pertemuan yang intensif dan dialogis, masalah infrastruktur mendasar, khususnya drainase dan banjir, menjadi keluhan paling mendesak yang disampaikan ratusan konstituen.
Bertempat di Gedung Serbaguna Desa Batuah, reses ini dihadiri oleh Kepala Desa Batuah, Bapak Mahluk, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan ratusan warga yang mewakili aspirasi dari RT 1 hingga RT 8.
Jalur Cempaka Tergenang: Perbaikan Drainase Dinilai Gagal Tuntas
Poin utama dan paling kritis yang disampaikan warga adalah masalah drainase yang tidak berfungsi optimal dan menyebabkan genangan bahkan banjir saat hujan deras. Keluhan ini secara spesifik disuarakan oleh warga dari RT 6.
Warga menyoroti kondisi drainase di sepanjang Jalan Cempaka hingga kawasan SMPN 2 Kusan Hilir. Meskipun diakui telah ada upaya perbaikan dan pengerjaan drainase di lokasi tersebut sebelumnya, upaya itu dinilai belum memberikan solusi yang permanen.
“Setiap kali hujan deras, area kami selalu tergenang. Ini bukan hanya mengganggu aktivitas harian kami, tapi juga merusak lingkungan. Kami meminta Pak Dewan untuk mencarikan solusi permanen, bukan hanya tambal sulam,” ujar salah satu perwakilan warga RT 6.
Genangan air yang berulang kali terjadi ini dianggap mengganggu mobilitas, menghambat kegiatan sekolah di SMPN 2 Kusan Hilir, dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan lingkungan.
Komitmen Wakil Ketua DPRD
Menanggapi keluhan yang mendalam dari warga Desa Batuah, H. Hasanuddin menyatakan akan menjadikan masalah drainase dan banjir di Jalan Cempaka sebagai prioritas utama dalam rekomendasi hasil reses kali ini.
“Saya telah mendengarkan langsung keluhan dari RT 6 dan melihat betapa mendesaknya masalah banjir ini. Aspirasi ini menyangkut kualitas hidup masyarakat. Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait, khususnya Dinas PUPR, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi drainase yang ada dan merancang solusi teknis yang benar-benar bisa menuntaskan masalah genangan air ini secara jangka panjang,” tegas H. Hasanuddin.
Seluruh aspirasi yang terkumpul, terutama terkait pembenahan infrastruktur, akan dikawal ketat oleh Wakil Ketua DPRD H. Hasanuddin dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mendatang untuk memastikan alokasi dana yang memadai.




